Dulunya sih sebelum saya kuliah Ibu saya menjual makanan khas Bali yaitu sate lilit. Tidak hanya sate ayam yang telah terkenal, atau sate kambing yang banyak ditakuti atau dinekati…^_^. Tetapi ada beragam sate lain yang semuanya tidak cuma mengenyangkan tetapi menimbulkan rasa senang setelah disantap. Satu dari sekian banyak sate itu adalah sate lilit yang tidak hanya enak tetapi juga menjadi ciri khas masakan Bali.Makanan berupa sate tidak selalu daging yang disayat atau dipotong-potong lalu ditusuk sebelum dibakar. Begitu pula untuk sate lilit yang merupakan santapan khas Bali. Bahan dasar sate ini adalah ikan laut berukuran besar, seperti tuna. Daging ikan ini dilembutkan dan diberi bumbu, santan, serta parutan kelapa. Ketika bumbu sudah menyatu dengan ikan, sate mulai bisa dibentuk dengan mengepal daging ikan memanjang di tusuk sate. Sate lilit dibakar dan siap dinikmati bersama sepiring tupat, semangkuk sup ikan, dan plecing kangkung.
Rasanya sedikit pedas dan aroma khasnya ketika dibakar dijamin bikin ngiler. Apalagi bagi penikmat makanan dan penggemar pedas. Membakarnya pun pakai arang batok kelapa, bukan arang kayu. Katanya, rasanya lebih nyus pakai batok kelapa.
Makanan Sate Khas Bali
Advertisement
The URI to TrackBack this entry is: http://guzadi.wordpress.com/2010/06/13/makanan-sate-khas-bali/trackback/